Akhir-akhir ini ramai sekali diberitakan perlunya tes keperawanan bagi para calon siswa baru di sekolah menengah bahkan hingga perguruan tinggi. Gw adalah seorang yang menentang hal tersebut.
Pertama. Tujuan seseorang untuk masuk sekolah ataupun perguruan tinggi adalah untuk
mencari ilmu. Hal-hal yang terlalu bersifat pribadi tak seharusnya disinggung secara blak-blakan seperti itu. Lalu memang calon siswa yang tak lolos tes gag boleh sekolah?! Apa bakal ada sekolah yang membedakan antara yang lolos atau tidak?
Kedua. Entah ada pembedaan sekolah ataupun tidak, hal tersebut akan menjatuhkan mental psikis dari calon siswa yang tak lolos tes. Dengan kondisi mental yang jatuh seperti itu, gw rasa percuma juga belajar. Pelajaran gag bakal masuk ke otak.
Ketiga. Faktor lingkungan. Mau dibawa ke mana muka sang calon siswa tersebut dan keluarganya? Hal yang bersifat pribadi seperti itu tentu baik secara langsung maupun tak langsung akan mempengaruhi pandangan lingkungannya terhadap dirinya dan keluarganya.
Keempat. Keperawanan dapat hilang tak hanya karena telah melakukan “hubungan” dengan lawan jenis. Naik sepeda, motor, olahraga ataupun jatuh dapat menyebabkan hal tersebut.
Jadi, menurut gw, tes keperawanan suatu hal yang tak perlu dilakukan bagi para calon siswa yang ingin melanjutkan jenjang pendidikannya (mungkin untuk beberapa jurusan/tingkat perguruan tinggi ada yang perlu, tapi TIDAK SEMUA!). Bukanlah area yang tepat untuk melakukan hal tersebut.





Mungkin maksudnya agar para pelajar agar bisa menjaga diri saja sob dengan pertimbangan banyaknya pelajar yang sudah gak virgin lagi.
Ya semoga ada solusi yang lebih baik
yaaa..
semoga sajaa..
^^
Setujuuuuuuuu,,,,,,,,
sekolah kan tempat untuk mendidik….
membuat seseorang bisa menjadi lebih baik…
justru sekolah seharusnya kan bisa menjadi tempat untuk memperbaiki semuanya kan… bukan malah mendiskriminasikan seperti itu weleehh…
HIDUP!!! ^_^