RSS

Monthly Archives: June 2010

8 kalimat mematikan yang biasa dipakai wanita


Lagi-lagi ini re-post darii note temen di facebook. Sory banget, karena belum sempet nulis, jadi untuk mengisi kekosongan di blog, gw re-post2 dulu..

Ini 8 kalimat mematikan yang biasa dipakai wanita. No offense yaa.. ^^

1.“Yah udahlah!”
Kalimat ini digunakan wanita untuk mengakhiri argumen bila mereka merasa diri mereka benar dan Anda harus menutup mulut

2.“Lima menit”
Kalo dia lagi ganti pakaian, ini berarti setengah jam. 5 menit benar2 5 menit yang mereka berikan untuk Anda apabila Anda sedang nonton bola dan harus bantu2 mereka bersihin rumah.

3.“nggak ada apa-apa”
Adalah ketenangan sebelum badai mengamuk. Kalimat ini mempunyai arti di baliknya yang “tidak apa-apa”. Biasanya kalau sudah beragumen, kalimat ini akan diakhiri dengan kalimat nomor 1

4.“Silahkan saja”
Ini adalah tantangan, bukan izin.. JANGAN DILAKUKAN!

5.“it’s ok”
Ini adalah kalimat paling mematikan dari 8 kalimat mematikan yang biasa dipakai wanita. “It’s ok” berarti dia harus mempunyai waktu yang cukup untuk berpikir keras bagaimana cara dan kapan Anda harus membayar kesalahan Anda.

6.“Terima kasih banyak!”
Kalimat ini berarti sindiran sarkastik yang berarti dia tidak berterima kasih sama sekali pada Anda. Jangan sekali2 Anda menjawab dengan “Kembali” karena akan melahirkan “whatever”

7.“Whatever”
Cara wanita untuk mengatakan “F–K You!”

8.“Gak usah dipikirin, biar aku saja ….”
Satu lagi kalimat yang cukup mematikan, berarti seseorang wanita sudah berulang2 kali menginstruksikan sesuatu namun pada akhirnya harus dia juga yang mengerjakan. Yang kemudian memancing kalimat “Ada apa yang salah?” dari pria dan dijawab dengan poin no # 3

Terserah untuk para lelaki untuk menghandle apabila kalimat-kalimat mematikan ini sudah keluar.. ^^

Advertisements
 
6 Comments

Posted by on June 29, 2010 in Artikel, Kutipan

 

Tags: , , ,

7 Teknik Mendinginkan Emosi


7 Teknik Mendinginkan Emosi

Dalam sebuah hubungan, pertengkaran memang tidak bisa dihindari. Jika tidak hati-hati, masalah kecil akan menjadi besar. Untuk menghindari hal yang tidak diinginkan, simak tips mendinginkan suasana ini.

1.     Tenang. Ambil jeda waktu beberapa menit ketika muncul perasaan ingin ‘meledak’. Anda bisa pergi ke ruangan lain dan lepaskan ‘ledakan’ itu di sana. Bila perlu, ambil waktu lebih panjang. Setelah tenang, temui kembali pasangan dan selesaikan masalah dengan kepala dingin.

2.     Hindari Kata ‘Selalu’ Dan ‘Tidak Pernah’. “Kamu selalu begitu” atau “Kamu tidak pernah mengerti perasaanku”. Ucapan ini sering terlontar ketika kita marah pada pasangan. Padahal, penggunaan kata-kata ini akan semakin memperuncing pertengkaran. Hindari ucapan tersebut atau coba katakan lebih spesifik dan jelas.

3.     Stop Berultimatum. Apa pun masalahnya, pertengkaran bukan akhir sebuah hubungan. Jadi, jangan mengeluarkan ultimatum atau mendeklarasikan hubungan Anda telah berakhir. Fokuskan perhatian pada inti masalah. Jangan biarkan diri Anda terbawa suasana.

4.     Jangan Katakan “Aku benci Kamu”. Apa pun yang Anda rasakan saat bertengkar, jangan pernah sekali pun mengeluarkan ungkapan benci. Apalagi jika sebenarnya Anda tidak bermaksud seperti yang Anda katakan. Ungkapan seperti, “Aku benci kalau kamu bersikap seperti itu”, akan lebih enak didengar dibandingkan “Aku benci padamu”.

5.     Toleran. Taktik bagus untuk menenangkan dan mendinginkan suasana adalah dengan berkata lembut dan halus pada pasangan yang sedang ‘panas’ hati. Bersikaplah lebih toleran, sabar dan tempatkan diri Anda di posisinya. Jika Anda tak pernah melakukan hal ini pada pasangan, jangan harap dia akan berbuat sama pada Anda.

6.     Jangan Akhiri Pertengkaran Dengan Pertengkaran. Maksudnya, jangan mengomentari pertengkaran yang telah lewat secara berlebihan. Tidak penting siapa yang mulai menyela atau berteriak, jika Anda dan dia telah setuju dan berdamai. Hentikan tindakan atau ucapan yang dapat menyulut pertengkaran baru.

7.     “Maaf”. Kata ini memang memiliki kekuatan magis yang besar dan bekerja sangat baik dalam menyelesaikan pertengkaran. Mintalah maaf kalau pernah berlaku tidak baik selama pertengkaran, meski Anda merasa tidak bersalah dalam pertengkaran tersebut.

Bagian terbaik dari sebuah pertengkaran adalah saat berbaikkan. Jadi, berbaikanlah. Nyatakan perasaan cinta Anda dan peluk dia!

http://heartspeaks.info/

 
6 Comments

Posted by on June 7, 2010 in Artikel, kasih sayang, Kutipan, Refleksi

 

Tags: ,