RSS

Semuanya Indah.. Jangan Menangis,Mama..

07 Oct

Hari rabu, 6 Oktober yang lalu, gw ngeliat sebuah link video yang dishare oleh seorang teman di facebook. Setelah gw buka, gw terkesima dengan isi video tersebut. Bagus. Isinya berupa slide dengan kata-kata / cerita . Berikut petikan kata-kata / cerita dalam video tersebut.

*****

Bu Sally segera bangun ketika melihat dokter bedah keluar dari kamar operasi. Dia bertanya dengan penuh harapan: “Bagaimana anakku? Apakah dia dapat disembuhkan? Kapan saya boleh menemuinya?”

Dokter bedah menjawab, “Saya sudah berusaha sebaik mungkin, tapi sayangnya anak ibu tidak tertolong”

Bu Sally bertanya dengan hati remuk, “Mengapa anakku yang tidak berdosa bisa terkena kanker? Apa Tuhan sudah tidak peduli lagi?” Di mana Engkau Tuhan ketika anak laki-lakiku membutuhkanMu?”

Dokter bedah bertanya, “Apa Ibu ingin bersama dengan anak ibu selama beberapa waktu? Perawat akan keluar untuk beberapa menit sebelum jenazahnya dibawa ke universitas.” Bu Sally meminta perawat tinggal bersamanya saat dia akan mengucapkan selamat jalan kepada anak lelakinya. Dengan penuh kasih dia mengusap rambut anaknya yang hitam itu.

“Apa ibu ingin menyimpan sedikit rambutnya sebagai kenangan?” perawat itu bertanya. Bu Sally mengangguk. Perawat memotong sedikit rambut dan menaruhnya didalam kantung plastik untuk disimpan. Ibu Sally berkata, “Jimmy anakku ingin mendonorkan tubuhnya untuk diteliti di Universitas. Dia mengatakan mungkin dengan cara ini dia dapat menolong orang lain yang memerlukan. Awalnya saya tidak membolehkan tapi Jimmy menjawab, ‘Ma, saya kan sudah tidak membutuhkan tubuh ini setelah mati nanti. Mungkin tubuhku dapat membantu anak lain untuk bisa hidup lebih lama dengan ibunya.'”

Bu Sally terus bercerita, “Anakku itu memiliki hati emas. Jimmy selalu memikirkan orang lain. Selalu ingin membantu orang lain selama dia bisa melakukannya. ”

Bu Sally meninggalkan rumah sakit setelah menghabiskan waktunya selama enam bulan di sana untuk merawat Jimmy. Dia membawa kantung yang berisi barang-barang anaknya. Perjalanan pulang sungguh sulit baginya. Lebih sulit lagi ketika dia memasuki rumah yang terasa kosong. Barang-barang Jimmy ditaruhnya bersama kantung plastik yang berisi segenggam rambut itu di dalam kamar anak lelakinya. Dia meletakkan mobil mainan dan barang-barang milik pribadi Jimmy, anaknya, di tempat Jimmy biasa menyimpan barang-barang itu. Kemudian dibaringkan dirinya di tempat tidur. Dengan membenamkan wajahnya pada bantal, dia menangis hingga tertidur.

Di sekitar tengah malam, bu Sally terjaga. Di samping bantalnya terdapat sehelai surat yang terlipat. Surat itu berbunyi:

“Mama tercinta, Saya tahu mama akan kehilangan saya; tetapi saya akan selalu mengingatmu ma dan tidak akan berhenti mencintaimu walaupun saya sudah tidak bisa mengatakan ‘Aku sayang mama’. Saya selalu mencintaimu bahkan semakin hari akan semakin sayang padamu ma. Sampai suatu saat kita akan bertemu lagi. Sebelum saat itu tiba, jika mama mau mengadopsi anak lelaki agar tidak kesepian, bagiku tidak apa-apa ma.. Dia boleh tidur di kamarku dan bermain dengan mainanku. Tetapi jika mama memungut anak perempuan, mungkin dia tidak melakukan hal-hal yang dilakukan oleh kami, anak lelaki. Mama harus membelikannya boneka dan barang-barang yang diperlukan oleh anak perempuan.

Jangan sedih karena memikirkan aku ma. Tempat aku berada sekarang begitu indah. Kakek dan nenek sudah menemuiku begitu aku sampai di sana dan mereka menunjukkan tempat-tempat yang indah. Tapi perlu waktu lama untuk melihat segalanya di sana. Malaikat itu sangat pendiam dan tampak dingin. Tapi saya senang melihatnya terbang. Dan apa mama tahu apa yang kulihat? Yesus tidak terlihat seperti gambar-gambar yang dilukis manusia. Tapi, ketika aku melihat-Nya, aku yakin Dia adalah Yesus. Yesus sendiri mengajakku menemui Allah Bapa!

Tebak ma apa yang terjadi? Aku boleh duduk di pangkuan Bapa dan berbicara dengan-Nya seolah-olah aku ini orang yang sangat penting. Aku menceritakan kepada Bapa bahwa aku ingin menulis surat kepada mama untuk mengucapkan selamat tinggal dan kata-kataku yang lain.

Namun aku sadar bahwa hal ini pasti tidak diperbolehkan-Nya. Tapi mama tahu, Allah sendiri memberikan sehelai kertas dan pensil-Nya untuk menulis surat ini kepada mama tercinta. Saya pikir malaikat Gabriel akan mengirimkan surat ini kepadamu ma. Allah mengatakan akan menjawab pertanyaan mama ketika mama bertanya ‘Di mana Allah pada saat aku membutuhkan- Nya?’ Allah mengatakan Dia berada bersama diriku seperti halnya ketika putera-Nya Yesus di salib.

Dia ada di sana ma, dan dia selalu berada bersama semua anak. Ngomong-ngomong, tidak ada orang yang dapat membaca apa yang aku tulis selain mama sendiri. Bagi orang lain, surat ini hanya merupakan sehelai kertas kosong. Luar biasa kan ma? Sekarang saya harus mengembalikan pensil Bapa yang aku pinjam.

Bapa memerlukan pensil ini untuk menuliskan nama-nama dalam Buku Kehidupan. Malam ini aku akan makan bersama dengan Yesus dalam perjamuan-Nya. Aku yakin makanannya akan lezat sekali. Oh, aku hampir lupa memberitahukanmu ma. Aku sudah tidak kesakitan lagi. Penyakit kanker itu sudah hilang. Aku senang karena aku tidak tahan merasakan sakit itu dan Bapa juga tidak tahan melihat aku kesakitan. Itulah sebabnya mengapa Dia mengirim Malaikat Pembebas untuk menjemputku. Malaikat itu mengatakan bahwa diriku merupakan kiriman istimewa! Bagaimana ma? Salam kasih dari Allah Bapa, Yesus dan aku.” *


http://www.youtube.com/watch?v=2SAOmqH1Mys

 
14 Comments

Posted by on October 7, 2010 in Artikel, Kutipan, Pengembangan Diri, Refleksi, Rohani

 

Tags: , , , , ,

14 responses to “Semuanya Indah.. Jangan Menangis,Mama..

  1. krupukcair

    October 7, 2010 at 3:22 pm

    postingan yang luar biasa……….😳

     
  2. joe

    October 7, 2010 at 5:09 pm

    selamat malam dan thanks telah berkunjung…

     
  3. kikakirana

    October 8, 2010 at 4:21 am

    🙂 jadi terharu…

    HIDUP!!! ^_^

     
  4. fanny

    October 8, 2010 at 4:35 am

    sedih..

     
  5. Arham Sukardi

    October 8, 2010 at 10:09 am

    jadi terharu nih baca ceritanya sobat..
    happy blogging sobat
    salam kenal juga nih

     
  6. MENONE

    October 9, 2010 at 6:56 am

    allowwwwwww………………………salam knl sobat………

     
  7. lidia

    October 9, 2010 at 3:19 pm

    it’s a really nice story.
    i was touched when i read this🙂

     
  8. celoteh

    October 10, 2010 at 3:07 am

    semangaattTT!!!!

    nice story bro,,,

     
  9. Muza Elbanaf

    October 10, 2010 at 10:54 am

    Contoh anak yang berbakti pada orang tua, bangsa, dan agama.

     
  10. mei

    October 30, 2010 at 4:22 pm

    menyentuh hatii..

     
  11. Belinda Soyus

    May 13, 2011 at 5:47 am

    ya gw dah pernah liat
    menyentuh hati
    sampe2 gw maw nangis,,,,,,

     
  12. Fieantsk Mank Gitu

    May 13, 2011 at 5:50 am

    ya gw dah pernah liat
    menyentuh hati
    sampe2 gw maw nangis

     
  13. Rosaria Hariyono

    December 16, 2011 at 12:11 pm

    Ceritanya bagus banget..
    Jadi nangis n terharu..
    Good job buat yg buat cerita ini..
    >.<

     
  14. santo

    June 22, 2012 at 7:01 pm

    luar biasa. jlu

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: