RSS

Monthly Archives: February 2012

Reactive Person


Beberapa hari yang lalu saya sedang mengikuti sebuah rapat. Di rapat tersebut muncul banyak ide yang ditampung kepanitiaan. Tapi yang menarik adalah sisi reaktif dari beberapa orang. Ya, reaktif. Reaktif sendiri menurut saya adalah tindakan yang cenderung atau segera bereaksi terhadap sesuatu yang muncul. Ide-ide yang muncul ditanggapi dengan reaktif, yang menurut hemat saya tidak baik.

Sangat disayangkan, apabila orang muda merupakan orang yang reaktif. Meminjam istilah “survivor” (orang yang melakukan survival), dikenal istilah S-T-O-P. Istilah tersebut digunakan apabila sang survivor tersesat. S-T-O-P juga dapat kita gunakan agar kita tidak menjadi orang yang reaktif terhadap sesuatu/ide yang muncul.

S – Seating : Ketika mendapatkan ide/masukan/pendapat orang, kira berhenti dan sejenak menarik nafas. Hilangkan kepanikan ketika banyak ide/masukan/pendapat yang masuk.

T- Thinking : Setelah itu kita fikir ide/masukan/pendapat tersebut secara baik dan logis. Berfikir tetap tenang dalam situasi yang dihadapi.

O- Observation : Setelah berfikir, liat situasi, kondisi, dan keadaan sekitar. Lalu tentukan arah yang sesuai dengan ide yang kita terima.

P- Planning : Setelah melihat keadaan sekitar, buat rencana dan perhitungkan konsekuensi yang muncul akibat rencana tersebut.

Menjadi orang yang reaktif mungkin baik, karena hal tersebut berarti kita dapat mencerna ide dan masukan dengan baik tapi dengan cara yang kurang tepat. Kita tidak memperhitungkan konsekuensi dengan memerhatikan keadaan dan situasi sekitar. Ada baiknya kita menggunakan pemetaan S-T-O-P ketika mendapat banyak ide/masukan/pendapat hingga ketika menghadapi situasi yang sulit.

Semoga bermanfaat..
🙂

Advertisements
 

Tags: , , , , , , ,

#OutOfComfortZone


 Berani keluar dari zona nyaman, kemampuan dan kapasitas baru siap menunjang masa depan.

Setelah bulan kemarin saya memposting “Experiential Learning” (EL), hari ini saya akan sedikit share mengenai salah satu poin yang ada di EL, yaitu Out of Comfort Zone..

Dari sisi bahasanya saja sudah dengan mudah ditebak arti Out of Comfort Zone, yaitu keluar dari zona nyaman. Keluar dari zona nyaman memiliki arti yang luar biasa loh! Kita sebagai manusia bukanlah makhluk hidup yang diciptakan untuk hidup statis, melainkan dinamis! Kita diminta oleh Sang Pencipta untuk mengembangkan segala talenta dan kemampuan yang kita miliki.

Berani keluar dari zona nyaman berarti kita berani menambah kapasitas diri kita. Kita berani mencoba suatu yang baru di luar kebiasaan kita. Kita akan menemukan “harta karun” yang ada dalam diri kita, yang ternyata tak pernah kita sendiri tahu. Luar biasa bukan? 😉

Go adventure, Enjoy the journey, Face and Solve the problem, Find your treasures. Kurang lebih rangkaian kata-kata itulah yang saya gambarkan sebagai Out of Comfort Zone.

Go adventure. Pergilah berpetualang. Dengan berpetualang maka kita akan menemukan dunia baru yang belum pernah kita selami. Dunia baru yang tidak “klop” dengan kita. Dunia baru yang sama sekali tidak memberikan rasa nyaman. Rasa nyaman yang selama ini kita rasakan di dunia yang kita geluti akan sirna diganti dengan petualangan yang menjanjikan harta karun yang tak ternilai.

Enjoy the journey. Berpetualang tanpa menikmati perjalanan sama saja omong kosong. Nikmati perjalanan di dunia baru tersebut. Memang awalnya tidak memberikan kenyamanan, tapi nikmatilah dan keep positive thinking! 🙂

Face and Solve the problem. Selama perjalanan ini pasti akan ditemukan tantangan serta masalah. Seperti yang sudah pernah saya bahas di EL  , tantangan ada 3 macam. Tantangan-tantangan yang muncul itu wajib kita hadapi dan kita cari pemecahan masalahnya. Dengan terlatih memecahkan masalah dan tantangan yang dihadapai dari ketidaknyamanan tersebut, kapasitas diri kita akan bertambah. Sebuah tingkatan kemampuan diri yang lebih akan menjadi hadiah yang indah untuk siapapun yang face and Solve the problem. 🙂

Find your treasures. Tak perlu diragukan lagi, setelah melalui tahap pertualangan hingga memecahakan masalah, reward yang pantas diberikan berupa harta karun yang tak ternilai.  Baik sadar ataupun tidak, harta karun tersebut ada di dalam diri kita setelah kita berani untuk keluar dari zona nyaman kita. Kemampuan diri yang bertambah, kapasitas diri yang pada awalnya kita anggap sudah mentok ternyata meningkat berkali lipat, serta hal-hal positif lain yang menjadi penunjang diri kita di masa depan.

Feel the Fear and Break It..  #OutOfComfortZone


 
 

Tags: , , , , , ,