RSS

Sebuah Teladan dari Timor Leste

23 Mar

17 Maret 2012 yang lalu, salah satu negara muda di dunia, Timor Leste, mengadakan Pemilu Raya untuk ke tiga kalinya. Di usia yang memasuki 10 tahun, negara yang pernah menjadi Provinsi ke 27 di Indonesia ini memberikan suatu contoh atau teladan manis yang patut ditiru oleh elite politik di Indonesia.

Jose Ramos Horta

Jose Ramos Hort

Pemilihan presiden diikuti 13 kandidat. Berkurang menjadi 12 karena salah satu calon,  Xavier do Amaral meninggal sebelum diadakannya pemilu. Apa yang terjadi selepas pemilu tersebut? Harian KOMPAS, Selasa, 24 Maret 2012 di halaman 6 menjelaskan hal tersebut. Presiden Timor Leste periode 2007-2012, Jose Ramos Horta, mengaku kalah dalam pemilihan presiden tersebut. Ramos Horta, penerima hadiah Nobel Perdamaian 1996, bersama Uskup Belo, mengucapkan selamat kepada dua kandidat lainnya – Fransisco “Lu Olo” Gutterez dan Jose Maria de Vasconcelos, atau yang lebih dikenal dengan nama Taur Matan Ruak- yang berhasil melaju ke babak kedua. Ia juga akan segera menyerahkan kekuasaan begitu terpilihnya Presiden baru dalam pemilu babak ke dua pada 21 April mendatang.

Fransisco Gutteres

Fransisco Gutteres

Mengakui kekalahan tentu bukan hal yang mudah, terlebih kekalahan tersebut didapatkan ketika sedang terjadi perebutan kekuasaan. Contoh yang manis bukan bagi NKRI? Negara kecil dan muda seperti Timor Leste saja bisa melakukan hal tersebut, masa Indonesia gak bisa?😉

Lihat saja di Indonesia. Ketika kalah pemilu, pasti gugat sana-gugat sini, teriak sana curang-sini curang. Tidak bisa menerima kekalahan dengan sportivitas yang baik. Itu yang berada di kancah perpolitikan. Coba tengok di dunia persepakbolaan Indonesia. Tim kalah, salahin wasit. Tim kalah, salahin sana-salahin sini. Melihat hal tersebut, tindakan yang dilakukan Ramos Horta tentu suatu hal yang menarik, bukan?

Taur Matan Ruak

Taur Matan Ruak

Ramos Horta dengan lapang mengakui kekalahannya dan memberikan kesempatan kepada kandidat lain untuk terus bertarung dalam pemilu. Siapa yang akan memenangi pemilu putaran kedua tersebut? Siapapun itu, kita berharap agar Timor Leste di bawah kepemimpinan Presiden yang baru dapat menjadi Negara yang lebih baik, rakyatnya bertambah makmur dan sejahtera serta terciptanya suasana aman dan nyaman.

Yang menjadi pertanyaan : Apakah teladan indah dari Timor Lorosa’e  ini dapat kita lihat di Indonesia? Kita bisa liat di Pemilu DKI Jakarta 11 Juli 2012 hingga Pemilu Presiden 2014 mendatang.🙂

 
1 Comment

Posted by on March 23, 2012 in Artikel, Indonesia, Timor Leste

 

Tags: , , , , , ,

One response to “Sebuah Teladan dari Timor Leste

  1. obat herbal ace maxs

    May 15, 2012 at 12:42 am

    widih,, timor leste .. lanjutkan ke pemilu dki jakrta

     

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
%d bloggers like this: