RSS

Monthly Archives: June 2012

Universitas Kehidupan


Universitas Kehidupan

Jika semua yang kita kehendaki terus kita MILIKI, darimana kita belajar IKHLAS
Jika semua yang kita impikan segera TERWUJUD, darimana kita belajar SABAR
Jika setiap doa kita terus DIKABULKAN, bagaimana kita dapat belajar IKHTIAR.

Seorang yang dekat dengan Tuhan, bukan berarti tidak ada air mata
Seorang yang taat pada Tuhan, bukan berarti tidak ada kekurangan
Seorang yang tekun berdoa, bukan berarti tidak ada masa sulit
Biarlah Tuhan yang berdaulat sepenuhnya atas hidup kita, karena Dia tahu yang tepat untuk memberikan yang terbaik.

Ketika kerjamu tidak dihargai, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETULUSAN
Ketika usahamu dinilai tidak penting, maka saat itu kamu sedang belajar KEIKHLASAN
Ketika hatimu terluka sangat dalam.., maka saat itu kamu sedang belajar tentang MEMAAFKAN.

Ketika kamu lelah dan kecewa, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KESUNGGUHAN
Ketika kamu merasa sepi dan sendiri, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KETANGGUHAN
Ketika kamu harus membayar biaya yang sebenarnya tidak perlu kau tanggung, maka saat itu kamu sedang belajar tentang KEMURAHAN HATI.

Tetap semangat….
Tetap sabar….
Tetap tersenyum…..
Karena kamu sedang menimba ilmu di UNIVERSITAS KEHIDUPAN

TUHAN menaruhmu di “tempatmu” yang sekarang, bukan karena “KEBETULAN”
Orang yang HEBAT tidak dihasilkan melalui kemudahan, kesenangan, dan kenyamanan
MEREKA di bentuk melalui KESUKARAN, TANTANGAN & AIR MATA.

______

(Disadur dari Buku “Sepatu Dahlan Iskan”)

 

Tags: , , , , ,

Generasi Menunduk dan Mengeluh


Dunia digital yang hebat menghujani generasi sekarang. Kemampuan teknologi berkembang cepat dan (menurut saya) out of control. Ya, di luar dari kontrol manusia itu sendiri. Kita yang menciptakan, justru kita yang tak dapat mengkontrolnya.

Bayi pun lihat hp :p

Bayi pun lihat hp :p

Berkaitan dengan judul post ini, saya sedikit melihat realita yang ada di kehidupan sekarang. Coba tengok orang sekitar anda. Ketika anda menunggu bis di halte/jalan menuju kantor/kampus, orang sebelah anda sedang menunduk dan mengutak-atik gadget di tangannya. Ketika anda udah menaiki bis tersebut, orang yang duduk di sebelah kanan dan kiri anda pun melakukan hal yang sama. Begitu pula ketika sudah sampai tujuan di kantor/kampus, orang yang kita temui pun melakukan hal yang sama. Aneh? Ya, aneh tapi nyata. Itulah realita yang ada sekarang. Kita lebih memilih untuk menunduk dan mengutak-atik gadget yang kita pegang dibandingkan menyapa orang yang ada di sebelah kanan dan kiri kita. Kesempatan untuk menjalin tali silaturahmi hilang begitu saja…

Contoh lain. Di rumah, kita cenderung memilih duduk di depan komputer atau PS! Dibandingkan menyapa dan menengok tetangga yang rumahnya berada di sebelah rumah kita. Dan karena canggihnya teknologi, diciptakanlah alat berupa Tab, Ipad atau PSP, sehingga terbentuk juga “generasi menunduk”. Luar biasa bukan?

Selain terbentuk ‘generasi menunduk’, teryata tercipta pula ‘generasi mengeluh’! tengok saja recent updates di Blackberymu, TimeLine di Twittermu, atau Update Status di Facebook. Sebagian besar itu semua merupakan ucapan-ucapan keluhan. Mengapa bisa begitu? Tidak adakah tempat curhatan lain selain di dunia maya?

Keluhan pun berbagai macam bentuknya. Mulai dari kepenatan akan tugas di kampus, kebosanan dengan rutinitas kantor, rasa galau dan patah hati hingga rasa sakit yang sesungguhnya. Ironis? Ya, it is the reality.

Idealnya, sang pencipta adalah sosok yang dapat mengatur yang diciptakannya (seperti Tuhan pada manusia). Yang menjadi titik perhatian adalah manusia yang menciptakan alat-alat tersebut, tetapi kita tak dapat mengatur alat-alat tersebut. Justru kita yang ‘diatur’ oleh mereka.

Don’t make us depend on them! Let us control them for make our life easier…

Lantas, ini suatu hal positif atau negatif? Saya rasa anda pun dapat menyimpulkannya 😉

 
Leave a comment

Posted by on June 18, 2012 in opini, pengalaman, teknologi

 

Tags: , ,