RSS

Category Archives: Artikel

Belajar Hipnotis dan Hypnotherapy


jhijhYuk, belajar ilmu baru!

Yuk, belajar Hipnotis dan Hypnotherapy!

Mau menjadi seorang Hipnotis layaknya Romy Rafael dan Uya Kuya?
Mau menjadi seorang therapist?
Mau mengetahui dan mengoptimalkan kekuatan pikiran kita?

Anda ingin mendapat Gelar NASIONAL non Akademis di belakang nama, CH dan CHt ??
Anda ingin dapat menyembuhkan phobia, kecanduan rokok, game, dan kecanduan lainnya, insomnia, stroke,darah tinggi, emosian, dan sebagainya dalam hitungan waktu ??

Besarnya pengaruh pikiran sadar terhadap seluruh aspek kehidupan seseorang, misalnya sikap, kepribadian, perilaku, kebiasaan, cara pikir, dan kondisi mental seseorang hanya 12%. Sedangkan besarnya pengaruh pikiran bawah sadar adalah 88%. Untuk mudahnya kita bulatkan menjadi 10% dan 90%. Dari sini dapat kita ketahui bahwa pikiran bawah sadar mengendalikan diri kita 9 kali lebih kuat dibandingkan pikiran sadar.

Pikiran sadar mempunyai fungsi mengidentifikasi informasi yang masuk, membandingkan dengan data yang sudah ada dalam memori kita, menganalisa data yang baru masuk tersebut dan memutuskan data baru akan disimpan, dibuang atau diabaikan sementara.

Sementara itu pikiran bawah sadar yang kapasitasnya jauh lebih besar dari pikiran sadar mempunyai fungsi yang jauh lebih komplek. Semua fungsi organ tubuh kita diatur cara kerjanya dari pikiran bawah sadar. Selain itu nilai-nilai yang kita pegang, sistem kepercayaan dan keyakinan terhadap segala sesuatu juga disimpan di sini. Memori jangka panjang kita juga terdapat dalam pikiran bawah sadar.

Nah, menarik kan membahas pikiran bawah sadar! 🙂

Kita bisa lebih memperdalamnya dengan mengikuti pelatihan hipnotis dan hypnotherapy. Bisa dilihat di sini: Belajar Hipnotis dan Hypnotherapy : Certification Series

This slideshow requires JavaScript.

Semoga bermanfaat 🙂

 

Advertisements
 
Leave a comment

Posted by on April 22, 2013 in Artikel, Hipnosis, Pengembangan Diri

 

Tags: , , ,

4 Tokoh Bersinar di 2012


Menjelang akhir tahun 2012, saya menyusun 4 orang tokoh yang bersinar sepanjang tahun 2012. Inilah mereka….

4. Lionel Messi

Tidak dapat dipungkiri, selama tahun 2012, ia menciptakan beberapa rekor baru. Menciptakan 91 gol selama 1 tahun kalender masehi adalah rekor terbaru yang ia ciptakan. Ada yang bisa menghentikan Messi? 😀

3. Barrack Obama

Walaupun Amerika diterpa krisis ekonomi, Barrack Obama tetap dipercaya oleh warganya untuk memimpin negara adigdaya tersebut. Hal tersebut terlihat dalam Victory Speech yang ia berikan ketika memastikan diri menjadi Presiden AS untuk kedua kalinya. Sebauh pidato yang (menurut saya) luar biasa, Pendukung setianya tetap loyal kepadanya dan dengan tagline “moves forward”  ia membuktikan kharismanya masih bertahan hingga saat ini.

2. Joko Widodo

Ada yang tidak mengenal Joko Widodo? Gubernur Jakarta periode 2012-2017 ini muncul dari Solo dan memipin Kota Jakarta bersama pasangannya, Basuki Tjahaja.  Memulai karir politiknya sebagai Walikota Solo, Joko Widodo tidak gentar untuk bertarung dalam pemilihan Gubernur Jakarta. Ia berhasil menyingkirkan Fauzi Bowo dalam pemilihan Gubernur Jakarta. Program-programnya sangat ditunggu warga Jakarta untuk direalisasikan.

1. PSY – Gangnam Style

Saya rasa tahun 2012 ini milik PSY. Demam Gangnam Style menjamur di mana-mana tanpa kenal tempat. Lagu yang memiliki reff easy listening ditambah gerakan dance yang memancing tawa menjadi modal berharga PSY ketika memboomingkan lagu ini. Di youtube saja, selama 5 bulan sudah ada lebih dari 1 Miliar Viewers dengan 6 juta lebih “like”.  Sejauh ini, ada yang tidak tahu gangnam style? :p

 
1 Comment

Posted by on December 27, 2012 in Artikel

 

Tags: , , ,

Seorang Anak yang Merindukan Ibu


Empat tahun yang lalu, kecelakaan telah merenggut orang yang kukasihi, sering aku bertanya-tanya, bagaimana keadaan istriku sekarang di alam surgawi, baik-baik sajakah? Dia pasti sangat sedih karena sudah meninggalkan sorang suami yang tidak mampu mengurus rumah dan seorang anak yang masih begitu kecil. Begitulah yang kurasakan,karena selama ini aku merasa bahwa aku telah gagal, tidak bisa memenuhi kebutuhan jasmani dan rohani anakku, dan gagal untuk menjadi ayah dan ibu untuk anakku.

Suatu hari, ada urusan penting di tempat kerja, aku harus segera berangkat ke kantor, anakku masih tertidur. Ohhh aku harus menyediakan makan untuknya.

Karena masih ada sisa sedikit nasi, jadi aku menggoreng telur untuk dia makan. Setelah memberitahu anakku yang masih mengantuk, kemudian aku bergegas

berangkat ke tempat kerja. Peran ganda yang kujalani, membuat energiku benar-benar terkuras. Suatu hari ketika aku pulang kerja aku merasa sangat lelah, setelah bekerja sepanjang hari. Hanya sekilas aku memeluk dan mencium anakku, aku langsung masuk ke kamar tidur, dan melewatkan makan malam.

Namun, ketika aku merebahkan badan ke tempat tidur dengan maksud untuk tidur sejenak menghilangkan kepenatan, tiba-tiba aku merasa ada sesuatu yang pecah dan tumpah seperti cairan hangat! Aku membuka selimut dan….. di sanalah sumber ‘masalah’nya … sebuah mangkuk yang pecah dengan mie instan yang berantakan di seprai dan selimut!

Oh…Tuhan! Aku begitu marah, aku mengambil gantungan pakaian dan langsung menghujani anakku yang sedang gembira bermain dengan mainannya, dengan pukulan-pukulan! Dia hanya menangis, sedikitpun tidak meminta belas kasihan, dia hanya memberi penjelasan singkat:

“Ayah, tadi aku merasa lapar dan tidak ada lagi sisa nasi. Tapi ayah belum pulang, jadi aku ingin memasak mie instan. Aku ingat, ayah pernah mengatakan untuk tidak menyentuh atau menggunakan kompor gas tanpa ada orang dewasa di sekitar, maka aku menyalakan mesin air minum ini dan menggunakan air panas untuk memasak mie. Satu untuk ayah dan yang satu lagi untuk saya . Karena aku takut mie’nya akan menjadi dingin, jadi aku menyimpannya di bawah selimut supaya tetap hangat sampai ayah pulang. Tapi aku lupa untuk mengingatkan ayah karena aku sedang bermain dengan mainanku, aku minta maaf,ayah … “

Seketika, air mata mulai mengalir di pipiku, tetapi, aku tidak ingin anakku melihat ayahnya menangis maka aku berlari ke kamar mandi dan menangis dengan menyalakan shower di kamar mandi untuk menutupi suara tangisku. Setelah beberapa lama, aku hampiri anakku, kupeluknya dengan erat dan memberikan obat kepadanya atas luka bekas pukulan dipantatnya, lalu aku membujuknya untuk tidur. Kemudian aku membersihkan kotoran tumpahan mie di tempat tidur.

Ketika semuanya sudah selesai dan lewat tengah malam, aku melewati kamar anakku, dan melihat anakku masih menangis, bukan karena rasa sakit di pantatnya, tapi karena dia sedang melihat foto ibu yang dikasihinya.

Satu tahun berlalu sejak kejadian itu, aku mencoba, dalam periode ini, untuk memusatkan perhatian dengan memberinya kasih sayang seorang ayah dan juga kasih sayang seorang ibu, serta memperhatikan semua kebutuhannya. Tanpa terasa, anakku sudah berumur tujuh tahun, dan akan lulus dari Taman Kanak-kanak. Untungnya, insiden yang terjadi tidak meninggalkan kenangan buruk di masa kecilnya dan dia sudah tumbuh dewasa dengan bahagia.

Namun, belum lama, aku sudah memukul anakku lagi, saya benar-benar menyesal. Guru Taman Kanak-kanaknya memanggilku dan memberitahukan bahwa anak saya absen dari sekolah. Aku pulang kerumah lebih awal dari kantor, aku berharap dia bisa menjelaskan. Tapi ia tidak ada dirumah, aku pergi mencari di sekitar rumah kami, memangil-manggil namanya dan akhirnya menemukan dirinya di sebuah toko alat tulis, sedang bermain komputer game dengan gembira. Aku marah, membawanya pulang dan menghujaninya dengan pukulan-pukulan. Dia diam saja lalu mengatakan,

“Aku minta maaf, ayah“.

Selang beberapa lama aku selidiki, ternyata ia absen dari acara “pertunjukan bakat” yang diadakan oleh sekolah, karena yg diundang adalah siswa dengan ibunya. Dan itulah alasan ketidakhadirannya karena ia tidak punya ibu.

Beberapa hari setelah penghukuman dengan pukulan rotan, anakku pulang ke rumah memberitahuku, bahwa disekolahnya mulai diajarkan cara membaca dan menulis. Sejak saat itu, anakku lebih banyak mengurung diri di kamarnya untuk berlatih menulis,aku yakin , jika istriku masih ada dan melihatnya ia akan merasa bangga, tentu saja dia membuat saya bangga juga!

Waktu berlalu dengan begitu cepat, satu tahun telah lewat. Tapi astaga, anakku membuat masalah lagi. Ketika aku sedang menyelasaikan pekerjaan di hari-hari terakhir kerja, tiba-tiba kantor pos menelpon. Karena pengiriman surat sedang mengalami puncaknya, tukang pos juga sedang sibuk-sibuknya, suasana hati mereka pun jadi kurang bagus. Mereka menelponku dengan marah-marah, untuk memberitahu bahwa anakku telah mengirim beberapa surat tanpa alamat. Walaupun aku sudah berjanji untuk tidak pernah memukul anakku lagi, tetapi aku tidak bisa menahan diri untuk tidak memukulnya lagi, karena aku merasa bahwa anak ini sudah benar-benar keterlaluan. Tapi sekali lagi, seperti sebelumnya, dia meminta maaf :

Maaf, ayah”. Tidak ada tambahan satu kata pun untuk menjelaskan alasannya melakukan itu.

Setelah itu saya pergi ke kantor pos untuk mengambil surat-surat tanpa alamat tersebut lalu pulang. Sesampai di rumah, dengan marah aku mendorong anakku ke sudut mempertanyakan kepadanya, perbuatan konyol apalagi ini? Apa yang ada dikepalanya?

Jawabannya, di tengah isak-tangisnya, adalah : “Surat-surat itu untuk ibu…..”. Tiba-tiba mataku berkaca-kaca. …. tapi aku mencoba mengendalikan emosi dan terus bertanya kepadanya: “Tapi kenapa kamu memposkan begitu banyak surat-surat, pada waktu yg sama?”

Jawaban anakku itu : “Aku telah menulis surat buat ibu untuk waktu yang lama, tapi setiap kali aku mau menjangkau kotak pos itu, terlalu tinggi bagiku, sehingga aku tidak dapat memposkan surat-suratku. Tapi baru-baru ini, ketika aku kembali ke kotak pos, aku bisa mencapai kotak itu dan aku mengirimkannya sekaligus”. Setelah mendengar penjelasannya ini, aku kehilangan kata-kata, aku bingung,

tidak tahu apa yang harus aku lakukan, dan apa yang harus aku katakan. Aku bilang pada anakku, “Nak, ibu sudah berada di surga, jadi untuk

selanjutnya, jika kamu hendak menuliskan sesuatu untuk ibu, cukup dengan membakar surat tersebut maka surat akan sampai kepada mommy. Setelah mendengar hal ini, anakku jadi lebih tenang, dan segera setelah itu, ia bisa tidur dengan nyenyak. Aku berjanji akan membakar surat-surat atas namanya, jadi saya membawa surat-surat tersebut ke luar, tapi…. aku jadi penasaran untuk tidak membuka surat tersebut sebelum mereka berubah menjadi abu.

Dan salah satu dari isi surat-suratnya membuat hati saya hancur yang isinya:

‘ibu sayang’, Aku sangat merindukanmu! Hari ini, ada sebuah acara ‘Pertunjukan Bakat’ di sekolah, dan mengundang semua ibu untuk hadir di pertunjukan tersebut. Tapi kamu tidak ada, jadi aku tidak ingin menghadirinya juga. Aku tidak memberitahu ayah tentang hal ini karena aku takut ayah akan mulai menangis dan merindukanmu lagi. Saat itu untuk menyembunyikan kesedihan, aku duduk di depan komputer dan mulai bermain game di salah satu toko. Ayah keliling-keliling mencariku, setelah menemukanku ayah marah, dan aku hanya bisa diam, ayah memukul aku, tetapi aku tidak menceritakan alasan yang sebenarnya.

 

Ibu, setiap hari aku melihat ayah merindukanmu, setiap kali dia teringat padamu, ia begitu sedih dan sering bersembunyi dan menangis di kamarnya. Aku pikir kita berdua amat sangat merindukanmu. Terlalu berat untuk kita berdua. Tapi bu, aku mulai melupakan wajahmu. Bisakah ibu muncul dalam mimpiku sehingga aku dapat melihat wajahmu dan ingat kamu? Temanku bilang jika kau tertidur dengan foto orang yang kamu rindukan, maka kamu akan melihat orang tersebut dalam mimpimu. Tapi ibu, mengapa engkau tak pernah muncul ?

Setelah membaca surat itu, tangisku tidak bisa berhenti karena aku tidak pernah bisa menggantikan kesenjangan yang tak dapat digantikan semenjak ditinggalkan oleh istriku

Note : Untuk para suami dan laki-laki, yang telah dianugerahi seorang istri/pasangan yang baik, yang penuh kasih terhadap anak-anakmu selalu berterima-kasihlah setiap hari pada istrimu. Dia telah rela menghabiskan sisa umurnya untuk menemani hidupmu, membantumu, mendukungmu, memanjakanmu dan selalu setia menunggumu, menjaga dan menyayangi dirimu dan anak-anakmu. Hargailah keberadaannya, kasihilah dan cintailah dia sepanjang hidupmu

dengan segala kekurangan dan kelebihannya, karena apabila engkau telah kehilangan dia, tidak ada emas permata, intan berlian yang bisa menggantikannya.

Sumber : KSH 

 
2 Comments

Posted by on October 9, 2012 in Artikel, cerpen, kasih sayang, Kutipan, Motivasi

 

Tags: , , , ,

@PianoGuys – What’s Make You Beautiful (COVER)


Sudah lama saya mengikuti dan melihat @PianoGuys dari youtube. Dan baru kali ini saya sempat untuk memposting mengenai mereka.

PianoGuys diawali dari Jon Schmidt di piano dan Steven Sharp Nelson yang dikenal sebagai Cello Guy. Kolaborasi keduanya menghasilkan musik high class. Kehadiran mereka pun ditambah beberapa orang yang menjadi tim dari PianoGuys.

Salah satu video mereka “What Makes You Beautiful (5 Piano Guys, 1 piano) – ThePianoGuys” telah diviews 6,638,459 hanya dalam waktu kurang lebih 1 bulan sejak diuploadke youtube!!!

Penasaran dengan videonya?

Check this out!

 

Coba tonton juga video mereka yang lain. Alunan musik yang indah mengalun manis di telinga.

Semoga musisi Indonesia ada yang dapat seperti mereka…
🙂

 
Leave a comment

Posted by on August 21, 2012 in Artikel, Indonesia

 

Tags: , , ,

Puncak Arjasa Bersinar by Muda Prestasi


Post ini merupakan hasil tulisan rekan saya, Farah Dina hera (Universitas Jember) yang tergabung dalam Muda Prestasi…

*lanjutan dari Rumah Prestasi dan Harapan yang Ingin Sampai

Berawal dari keprihatinan pemuda yakni segenap mahasiswa yang tergabung dalam Young Leaders Indonesia, atas buruknya penyediaan fasilitas pendidikan di daerah tertinggal seperti di salah satu Sekolah Dasar di Desa Darsono Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember, maka dengan ini kami  bermaksud mengadakan kegiatan “Puncak Arjasa Bersinar” yang akan diselenggarakan pada tanggal 28-30 September 2012.

PENDAHULUAN

(APA SIH MUDA PRESTASI/ YOUNG LEADERS INDONESIA ITU?)

Muda Prestasi atau Young Leaders Indonesia adalah sebuah non-profit organization yang dibentuk oleh Ewaldo Reis Amaral, mahasiswa jurusan Ekonomi Universitas Trisakti Jakarta dan Farah Dina Herawati mahasiswa jurusan Hubungan Internasional Universitas Jember dengan tujuan mengumpulkan pemuda peduli dri berbagai daerah di Indonesia untuk melakukan aksi sosial. Sekrang YLI sudah berjalan di Jakarta dan Jember juga Semarang. Kegiatan yang telah dilakukan di antara lain mendirikan Istana Prestasi yaitu rumah baca untuk anak-anak (ada di Jakarta) dan mewujudkan Rumah Prestasi yaitu tempat belajar untuk anak-anak kurang mampu serta putus sekolah (ada di Jember). Selain itu YLI Jember juga telah melakukan penyuluhan pertanian berbasis organik bekerjasama dengan dinas pertanian. Secara rutin pengurus juga mengadakan Green Discusion untuk membahas serta menemukan solusi untuk masalah lingkungan yang dihadapi masyarakat dewasa ini.

 

 

NAMA DAN TEMA KEGIATAN

Kegiatan yang akan kami selenggarakan diberi nama “ Puncak Arjasa Bersinar” dengan memberikan donasi buku, berbagai pengajaran di SD N 4 Darsono, penyuluhan kesehatan dan hiburan bagi masyarakat setempat yang bermanfaat, dengan tujuan meningkatkan kualitas sumber daya manusia dan kecintaan terhadap budaya serta memenuhi harapan anak-anak SDN Darsono untuk mendapatkan fasilitas pendidikan yang lebih layak seperti perpustakaan

 PENYELENGGARA KEGIATAN

Pemuda dari berbagai universitas di Jember seperti, Universitas Jember, IKIP Jember, STAIN, dan Universitas Muhammadiyah Jember yang tergabung dalam Young Leaders Indonesia.

WAKTU DAN TEMPAT KEGIATAN

Hari/tanggal                : Jum’at s.d Minggu, 28 s.d 30 September 2012

Waktu                         : 15.00 WIB – selesai

Tempat                       : SD Negeri Darsono 4

Alamat                        : Desa Gumitir Kecamatan Arjasa

TUJUAN KEGIATAN

  1. Memberikan inspirasi dan motivasi kepada para pemuda khususnya mahasiswa lain agar dapat lebih peduli dan empati terhadap perkembangan masyarakat sosial.
  2. Sarana pengembangan minat, bakat, dan kreativitas.
  3. Langkah konkret sebagai bentuk kepedulian dan tanggung jawab sosial para mahasiswa terhadap masyarakat.
  4. Meningkatkan kualitas pendidikan, wawasan, dan pengetahuan daerah tertinggal.
  5. Upaya penyaluran bantuan fasilitas pendidikan dari donatur peduli kepada anak-anak daerah terpencil dan tertinggal

SASARAN DAN TARGET PESERTA

  1. Mahasiswa Universitas Negeri Jember, IKIP Jember, dan Universitas Muhammadiyah Jember yang tergabung dalam YLI.
  2. Siswa SD N Darsono 4, Kecamatan Arjasa Kabupaten Jember
  3. Warga Desa Darsono, Kecamatan Jember, Kabupaten Jember.

BENTUK & AGENDA KEGIATAN

PRA HARI H

  1. Soft Campaign oleh mahasiswa tentang pentingnya peduli pendidikan daerah tertinggal. Dilakukan di daerah kampus dan sekitarnya.
  2. Green Campaign tentang pentingnya menjaga lingkungan. Dilakukan di daerah kampus dan sekitarnya.
  3. Penggalangan dana dari berbagai pihak, yaitu donatur (bukan sponsor dimana ada perjanjianmengenai timbal balik secara komersil).
  4. Pengumpulan buku-buku

HARI H 

Tanggal 28 September 2012

Sore (15:00 s.d 17.30)

  1. Pidato ketua Muda Prestasi, kepala sekolah SD N 4 Darsono dan kepala desa Gumitir kecamatan Arjasa.
  2. Pengenalan Muda Prestasi kepada warga
  3. Penyerahan buku paket kepada pihak sekolah secara simbolis
  4. Masuk kelas dan pengajaran kepada anak-anak SD

Malam (18:30 s.d 20.00) 

Belajar mengaji bersama anak-anak desa Gumitir

 

Tanggal 29 September 2012

Pagi (07.00 s.d 12.00)

  1. Kerjabakti oleh anggota Muda Prestasi di mushala dan tempat pelayanan umum di desa Gumitir
  2. Pengajaran kepada anak-anak SD N 4 Darsono
  3. Lomba-lomba dan games

Siang (12:00 s.d 17:00)

  1. Penanaman pohon bersama warga desa
  2. Penyuluhan kesehatan kepada masyarakat khususnya Ibu-ibu

Malam (20.00 s.d 22.00)

Malam kesenian rakyat oleh muda prestasi untuk warga desa

Tanggal 30 September 2012

  1. Pengajaran di SD N 4 Darsono
  2. Penyuluhan
  3. Games 
  4. Pemberian hadiah kepada siswa
  5. Pemberian sumbangan kepada warga (bukan buku)
  6. Penutupan dan perpisahan

(Mengapa tidak mencari sponsor?

Acara ini memang kami sengaja dibuat sedemikian sederhana dan dengan mengandalkan kemampuan teman-teman anggota juga donatur sukarela. Yang pertama karena ini acara perdana yang akan kami adakan untuk warga. Kedua kami yakin dalam proses sampai acara tersebut berlangsung akan banyak sekali terjalin persahabatn secara emosional untuk mempererat seluruh sahabat muda prestasi. Karena kami di sini untuk belajar bersama alam juga teman-teman dan  bukan  sekedar ‘bekerja menyalurkan sumbangan’.)

Demikian tadi adalah beberapa rencana yang akan kami laksanakan. Dengan note ini saya ingin menginformasikan perihal kegiatan kami tersebut kepada khalayak. Mengapa saya tulis lagi di note saya karena saya ingin teman-teman di luar Jember dapat berkontribusi untuk kegiatan tersebut. Kami yakin begitu banyak yang juga ingin membantu oleh karena itu pun tidak ada salahnya kami juga memberikan informasi tersebut kepada teman-temanku dan adik-adikku…

Demi terlaksananya acara tersebut saya berharap partisipasi teman-teman muda prestasi dan teman-teman di luar daerah yang mungkin bisa membantu. Dapat berupa buku, dana, ataupun pakaian layak pakai bahkan tenaga (dengan ikut acara tersebut) atau apapun yang bermanfaat bagi mereka. Sekecil apapun itu jika banyak tangan yang bergandengan akan banyak pula yang bisa kita berikan bukan? 🙂

Bantuan berupa uang dapat dikirim ke rekening :

BNI (kcb Ponorogo) 0178243702 an Farah Dina Herawati

MANDIRI (kcb Jajag Banyuwangi) 143-00-1153419-3 an Moch. Hasan

Saya penanggungjawab acara ini dengan penuh semangat mengajak teman-teman sekalian untuk menyalakan Obor bersama kami Young Leaders Indonesia….!

Salam Prestasi!

 
1 Comment

Posted by on August 7, 2012 in Artikel, Muda Prestasi

 

Tags: , , , ,

Gelas Kosong


Selasa malam, 24 Juli, saya sedang buka blog ini melihat postingan yang lama. Tak lama, saya melihat postingan lama “Perhatikan Apa Yang Dibicarakannya..“. Sejurus kemudian, saya tertarik untuk menulis mengenai komunikasi, dan yang berhubungan dengan posting tersebut.

Apa yang anda lakukan atau bagaimana sikap anda ketika berkomunikasi dengan orang terlebih orang tersebut merupakan orang yang baru anda temui dan anda bahkan belum pernah berbicara dengan orang tersebut?

Jika pertanyaan tersbut diajukan kepada saya, jawaban yang terlintas di pikiran adalah “mengosongkan gelas saya” terlebih dahulu. Gelas apa yang dimaksud?

Ketika kita sedang berkomunikasi dengan orang, terlebih orang tersebut baru anda temui, ada baiknya kita menjadi pendengar yang baik terlebih dahulu.

Analogi gelas yang penuh. Kalau gelas yang kita punya sudah penuh terisi air, tentu apabila ditambah air lagi, akan tumpahlah air tersebut. Jadi, apa yang harus kita lakukan? Ya, kosongkan gelas yang kita punya terlebih dahulu, sehingga gelas yang kita punya sudah siap untuk diisi air lagi dan tidak menyebabkan tumpahnya air.

Dengan mengosongkan gelas kita sendiri, kita dapat menjadi pendengar yang baik. Komunikasi yang baik dan efektif pun akan tercipta. Orang yang menjadi lawan bicara pun akan terasa nyaman berbicara dengan kita. Secara tidak langsung pun, lawan bicara kita akan mengosongkan gelasnya juga. Dan pada saat itulah, kita mengisi air kita ke gelas yang menjadi lawan bicara kita. 😉

Semoga bermanfaat!

baca juga: Tips Membangun Komunikasi

 
 

Tags: , ,

Penilaian Manusia Vs Tulus


Ada satu hal menarik yang ingin saya bagikan kepada orang-orang yang “nyasar” di blog ini. Catatan yang merupakan satu pengalaman pribadi yang saya rasakan dan lihat secara langsung.

Coba lihat dan perhatikan orang-orang yang berada di sekitar anda. Perhatikan kegiatan dan tindak-tanduknya. Murinikah yang dia lakukan? Ataukah untuk mendapat penilaian saja dari orang lain?

Kegiatan yang tulus tidak berharap adanya balasan dari orang lain. Itu murni keikhlasan dari apa yang ia lakukan. Tidak mengharapkan adanya balasan atas apa yang ia lakukan apalagi berharap balasan yang lebih dari apa yang ia lakukan. Ia melakukan hal A, untuk mendapat balasan berupa hal B. Seperti halnya sogokan. Ironis!

Dalam istilah saya, itu dibilang “ngarep”! Tindakan ngarep itu menandakan tidak adanya ketulusan dari pekerjaan yang ia lakukan. Ia hanya berfikir apa “pikiran orang tentang dia” setelah melakukan hal tersebut, bahkan ngarep mendapatkan sesuatu dari orang lain.

Baiklah, itu untuk “ngarep”, jika mengharapkan sesuatu setelah “do something”. Lalu bagaimana jika dia tidak ngarep, tapi justru takut? Pesimistic.

Ada juga beberapa orang yang justru takut dinilai oleh orang lain. Ia selalu mikir-mikir jika melakukan sesuatu, karena takut dinilai oleh orang lain. Terlihat jiwa pesimistisnya. Takut dinilai A,B,C dan seterusnya. Takut, takut dan takut! Bisakah ia berkembang? I don’t think so.

Penilaian yang berujung akan menjadi “cap” bagi dirinya begitu menghantui dirinya. Mengapa? Karena ia merasa cap itu akan menjadi cap yang buruk bagi dirinya, hal tersebut akan hinggap di dirinya.

Lantas, bagaimana cara agar tidak menjadi orang yang disebut “ngarep” dan “pesimistic”? Jawabannya, lupakan penilaian-penilaian dari manusia, berfokus pada pekerjaan yang dilakukan dengan “TULUS”. Kegiatan yang kita lakukan dengan tulus, tidak mengharapkan imbalan atau balasan, dan tidak takut dinilai orang entah itu baik ataupun buruk. Orang yang “ngarep” akan kelihatan apabila apa yang ia harapkan tidak terwujud.Ia akan kesal sendiri, BT dan bisa saja marah-marah tak jelas. Sementara orang yang pesimistic, terlihat dengan kurangnya rasa PD (percaya diri) karena dibelenggu oleh rasa takut.

Biarkan saja penilaian-penilaian dari manusia. TULUS, Dan biarlah Tuhan yang menilai pekerjaan atas apa yang kita lakukan, karena penilaian dari manusia hanya bersifat sementara di dunia ini…

*yang menjadi pertanyaan : kita termasuk golongan orang yang mana? ngarep-pesimsitic-tulus? *

 

 

 
4 Comments

Posted by on July 2, 2012 in Artikel, blog, pengalaman, Pengembangan Diri

 

Tags: , , , , ,